Kota Indonesia Pas Solo Traveling

Kota Indonesia Pas Solo Traveling

Kota Indonesia Pas Solo Traveling – Bagi anda yang sangat menyukai untuk melakukan traveling bersama pasangan, teman dekat, dan keluarga.

Tetapi cukup banyak Millennial yang menyukai traveling sendirian alias solo traveling.

Tidak boleh bimbang jika udara berlibur sesudah lebaran tempo hari belum juga raib. Bagaimana jika Anda mulai membuat gagasan untuk traveling sendirian di berlibur seterusnya? Cukup kan, kecuali dapat banyak belajar hal baru,

Paling Aman, Kota di Indonesia yang Pas buat Solo Traveling

Anda bisa juga nikmati berlibur seutuhnya tanpa bergantung seseorang. Sudah pasti, saat berencana traveling sendirian sebagai seorang wanita, permasalahan keamanan harus menjadi alasan khusus.

Baca Juga: Posisi Monumental Alun-Alun Bandung

Ikatan Pakar Rencana (IAP) Indonesia melaunching kota-kota yang paling pantas ditempati di Indonesia. Survey dari IAP ini bisa juga jadi referensi buat kamu yang punya niat solo traveling, karena tersangkut faktor keamanan, keselamatan, sampai sarana umum.

Mana saja kota yang aman untuk solo traveling, terutamanya untuk wanita? Yok, baca daftarnya di bawah ini!

Denpasar

Dalam survey yang dilaksanakan IAP, Denpasar terhitung kota dengan faktor Keamanan Kota paling tinggi di semua Indonesia. Kota Denpasar menempati rangking empat sebagai kota dengan Keamanan Kota paling tinggi di Indonesia dengan nilai 68.

Disamping itu, tujuan rekreasi di seputar Kota Denpasar tidak perlu kamu ragukan kembali. Denpasar dikitari daerah yang populer dengan rekreasi cantiknya, seperti Ubud dan Kuta.

Indonesia Pas Solo Traveling Palembang

Berdasar data Kementerian Agraria dan Tata Ruangan, Palembang jadi kota ternyaman ke-2 di Indonesia. Palembang dipandang punyai faktor Pengaturan Kota dan Sarana Orang berjalan Kaki terbaik ke-2 se-Indonesia.

Jadi untuk kamu yang ingin solo traveling ke Palembang, tidak perlu sangsi kembali karena Kota Pempek ini dipandang cukup aman untuk ditelusuri.

Banjarmasin

Banjarmasin sebagai kota besar yang ada di propinsi Kalimantan Selatan. Siapa kira, kota yang berjulukan Kota Seribu Sungai ini dipandang sebagai kota dengan faktor Keamanan Kota terbaik se-Indonesia.

Berdasar data IAP, Banjarmasin raih nilai 73 dari 100. Angka ini memperlihatkan Banjarmasin punyai sarana kota yang komplet untuk warga lokal atau beberapa wisatawan.

Balikpapan

Kecuali Banjarmasin, Balikpapan yang ada di Kalimantan Timur dipandang sebagai kota dengan faktor Keamanan Kota terbaik. Kota Balikpapan menempati rangking ke-2 se-Indonesia dengan nilai 70.

Disamping itu, Balikpapan mempunyai index kebersihan kota paling tinggi Kota Palembang. Jadi masih sangsi buat main ke Kota Balikpapan?

Semarang Kota Indonesia Pas Solo Traveling

Ibukota Propinsi Jawa tengah, Semarang, masuk ke barisan hebat tier city sebagai Most Livable City di Indonesia. Sarana-fasilitas di Semarang dipandang cukup menganakemaskan untuk warga dan wisatawan. Faktor Keamanan Semarang juga dipandang masih di atas rerata.

Yogyakarta

Inilah kota rekreasi kecintaan seluruh orang. Kecuali aman ke sana kesini sendirian, warga Yogya dikenal juga benar-benar ramah. Maka Anda tidak perlu cemas jika sedang perlu kontribusi. Kecuali rekreasi dalam kota dan pantai yang terkenal di kelompok wisatawan, banyak pula tempat rekreasi modern yang penting Anda datangi.

Ada Ketep Pass untuk kagum pada panorama gunung Merbabu dan Merapi yang berdampingan. Ada pula Umbul Ponggok yang ingin hunting photo underwater tetapi sekalian kemping atau naik motor. Anda bisa juga singgah ke Rimba Pinus Imogiri dan Kebun Buah Mangunan. Ingin nikmati udara sejuk sekalian selfie elok dengan background panorama cantik? Banyak tempat di Yogyakarta!

Untuk masalah pariwisata, Yogyakarta memang tidak perlu disangsikan kembali. Di Kota Gudeg ini, kamu dapat mendapati bermacam tipe rekreasi, dimulai dari rekreasi kulineran, budaya, riwayat, sampai rekreasi alam yang mempesona.

Sedang untuk masalah faktor Keamanan Kota, Yogyakarta masih dipandang aman. Yogyakarta bahkan juga punyai nilai 65, semakin tinggi dari Semarang yang punyai nilai 60. Tidak ada argumen kembali buat tidak main ke Yogya walau sendirian.

Indonesia Pas Solo Traveling Solo

Sama seperti seperti Yogyakarta, Solo punyai bermacam tipe rekreasi yang mampu menganakemaskan pelancong. Di Solo, kamu dapat nikmati bermacam rekreasi riwayat, rekreasi budaya, sampai rekreasi berbelanja.

Menyaksikan penduduknya yang memiara kearifan lokal dalam kesehariannya, tidaklah aneh jika kota ini dikenali aman yang ingin traveling sendirian. Jika Anda cari tujuan rekreasi yang kental dengan nuansa budaya dan riwayat, tidak boleh sangsi untuk bertandang ke kota Solo.

Ingin tahu ada apa di situ? Anda bisa juga main air di Pandawa Water World atau Royal Water Adventure. Mumpung kembali di Solo, coba kulineran uniknya, seperti serabi Notosuman, nasi liwet, atau nasi timlo.

Kulineran-kuliner di Solo juga benar-benar dapat dijangkau. Saudara tua Yogya ini mempunyai faktor Keamanan Kota yang lumayan tinggi, hingga aman untuk solo traveling. Kerennya kembali, Solo menempati rangking pertama sebagai kota paling pantas huni di Indonesia.

Melakukan Solo Traveling Paling Aman Di Indonesia

Nach, tidak takut kembali kan jika ingin berlibur sendirian? Jadi ingin ke mana dahulu, nih?

Indonesia Road Safety Award (IRSA) 2014 siap kembali diadakan oleh asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance). Penghargaan yang diadakan untuk ke-2 kalinya ini telah masuk di step registrasi dan pemilihan jadi 15 semifinalis yang nanti akan melalui proses survey dan penjurian.

Berlainan dengan IRSA yang diadakan tahun kemarin, untuk tahun ini IRSA akan diadakan enggunakan design study ini, kesempatan untuk kota atau kabupaten yang mempunyai potensi di Indonesia akan makin terbuka lebar menjadi kota atau kabupaten terbaik dalam mengaplikasikan tata urus keselamatan jalan.

Tetapi untuk proses penilaian, IRSA tahun ini masih memakai lima pilar road safety yang sudah ditargetkan WHO dan dipungut oleh beberapa negara di dunia yakni, pilar satu Management Keselamatan Jalan (Safer Manajemen), pilar dua Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road), Pilar tiga Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle), Pilar empat Sikap Pemakai Jalan yang Berkeselamatan (Safer User), Pilar lima Pengatasan Pra dan Saat Kecelakaan (Post-Crash Response).

Untuk kelompoknya sendiri, akan ada tiga kelompok penghargaan yakni kota metropolitan, kota besar, dan kota sedang. Proses penjurian akan diputuskan juara yang terdiri dari 2 persyaratan yakni perpilar, dan per kelompok kota.

Untuk ke-15 kota yang telah sukses masuk di semi-final diantaranya, untuk kota sedang ada Kabupaten Bangli, Kabupaten Enkreng, Kota Probolinggo, dan Kota Yogyakarta. Selain itu kelompok kota metropolitan ada Kota Bekasi, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Sleman.

“IRSA tidak seutuhnya cuman penghargaan semata, tetapi ada hal utama di dalamnya yakni penilaian implementasi tata urus keselamatan di jalan untuk semua finalis IRSA dipilih,” tutur Indra Baruna, Direktur Khusus Adira Insurance saat konfrensi jurnalis Kick Off IRSA 2014 di Crowne Hotel, Gatot Subroto, Jakarta Selatan.