Rekreasi Bawah Tanah Sukabumi

Rekreasi Bawah Tanah Sukabumi

Rekreasi Bawah Tanah Sukabumi – Apa kamu jemu dengan berekreasi di permukaan tanah yang rasanya sangat monoton dan hampir sama?

Kemungkinan kini waktunya kamu coba berekreasi di permukaan tanah! Gua Buniayu menjadi salah satunya opsi tujuan wisatamu.

Kecantikan Gua Buniayu, Daya tarik Rekreasi Bawah Tanah Sukabumi

Dengan bahasa Sunda, Buni bermakna terselinap dan Ayu bermakna kecantikan hingga nama goa ini bermakna Kecantikan yang terselinap.

Baca Juga: Kebun Teh Instagramable Indonesia

Ingin tahu apa kecantikan yang terselinap dalam gua ini yang banyak menarik perhatian? Yok, baca infonya.

Teritori gua yang alami

Gua Buniayu sebagai teritori goua yang tercipta dengan alamiah dalam bumi dan berada di Dusun Cipicung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Luas teritori ini seputar 10 hektar dan diatur oleh Perum Perhutani bernama Rekreasi Wana Gua Buniayu.

Bermacam lajur dan macam gua Rekreasi Bawah Tanah Sukabumi

Gua Buniayu mempunyai panjang seputar 3,3 km. Didalamnya ada beberapa lorong-lorong yang sama-sama tersambung. Gua ini juga mempunyai macam lajur dan pintu masuk yang bisa disamakan dengan tingkat kesusahan dan lama waktu perjalanannya.

Gua umum atau gua rekreasi mempunyai mulut gua yang horizontal ditujukan untuk pelancong umum yang tidak mempunyai kemampuan caving. Sedang mulut gua yang vertical ditujukan untuk petualang, periset, atau pelancong ketertarikan khusus yang mempunyai kemampuan caving.

Ornament gua yang menarik

Ornament yang ada pada gua Buniayu ialah stalaktit, stalagmit, flow stone, fosil hewan laut, dan yang lain. Dengan memiliki ornament gua itu tercipta dari mineral kalsit atau kalsium karbonat dengan proses endapan air sepanjang tahun.

Stalaktit dan stalagmit sebagai ornament yang terbanyak diketemukan di goa ini. Memiliki bentuk bermacam tetapi umumnya meruncing di atas ke bawah atau kebalikannya. Perkembangan stalaktit dan stalagmit di sini cuman sebesar satu milimeter /tahunnya, lho! Karenanya pelancong harus waspada supaya tidak menghancurkan ornament-ornamen gua itu, ya.

Rekreasi Bawah Tanah Sukabumi Zonesi berdasar intensif sinar

Ada tiga tipe zone khusus dalam gua Buniayu. Ketidaksamaan zone ini dilandasi oleh tingkat intensif sinar yang masuk dari permukaan. Yang pertama ialah Zone Jelas. Di zone ini intensif sinar ada banyak dan manusia bisa menyaksikan secara jelas tanpa kontribusi sinar lampu. Zone ini berada disekitaran mulut gua.

Ke-2 , Zone Senja. Di zone ini kamu telah membutuhkan kontribusi sinar lampu untuk menyaksikan. Masih ada sinar dari refleksi cahaya matahari tetapi intensitasnya rendah.

Ke-3 , Zone Kegelapan Kekal. Zone ini berada di tengah-tengah gua dan tidak ada sinar yang bisa tembus dari permukaan. Di titik ini kamu harus memakai sinar lampu untuk sumber pencahayaan, bila tidak kamu tidak dapat menyaksikan apa saja.

Di saat berekreasi, umumnya di sini pemandu akan minta pelancong mematikan sinar lampu dan diam sesaat. Tanpa suara, tanpa sinar. Kamu akan rasakan kesan ada di kegelapan kekal yang sunyi.

Fauna sangat jarang di gua

Fauna di permukaan tanah tentulah berlainan dengan fauna di permukaan. Di gua ini kamu dapat mendapati beberapa macam hewan seperti kelelawar, kalajengking, jangkrik gua, dan udang purba. Udang purba sebagai tipe fauna yang sangat jarang dan susah diketemukan.

Hewan-hewan ini sudah menyesuaikan untuk hidup pada kondisi gelap pekat, hingga organ pandangan mereka tak lagi berperan dalam kata lain semua hewan ini buta. Mereka memercayakan sonar, antena, atau bulu-bulu lembut ditubuhnya untuk medeteksi kehadiran makhluk hidup yang lain. Seharusnya kamu tidak boleh asal-asalan sentuh mereka ya bila berjumpa.

Aksesbilitas yang mengagetkan Rekreasi Bawah Tanah Sukabumi

Bagaimana sich keadaan jalan dalam gua? Kemungkinan dua kata ini pas untuk menggambarkannya: berlumpur dan licin. Ya, akses jalan di sejauh gua ini berlumpur hingga cukup licin untuk dilakukan.

Disamping itu ukuran jalan di gua ini bervariatif sekali. Bisa kamu mendapati ukuran jalan yang luas seperti ruang besar, tetapi selanjutnya menyempit jadi seukur tubuhmu saja. Tingginya beralih-alih membuat kamu harus kerap mengganti status saat berjalan, dapat tegak, sedikit mendekap sampai berjongkok.

Karena keadaan itu pelancong diberi dengan alat perlindungan seperti helm dan sepatu bot. Alat itu akan menolong kamu berjalan lebih lancar dan membuat perlindungan kepala mu dari bentrokan batu-batuan dalam gua. Disamping itu diberi head lamp untuk sumber penerangan sepanjang ada dalam gua.

Bila kamu masuk lewat mulut gua vertikal, kamu akan menggunakan pakaian khusus yang membuat perlindungan badan dari goresan-goresan batu dan safety harness sebagai pengaman saat menuruni gua.

Sarana rekreasi yang ideal

Sarana rekreasi di teritori ini telah mencukupi. Kamu bahkan juga dapat mendapati kearifan lokal warga Sukabumi bila bermalam di pemondokan punya masyarakat dengan bangunan kayu dan pengadaan makanan dengan Ngeliwet, makan bersama-sama dengan alas daun pisang. Bila kamu ingin lebih bersatu dengan alam, kamu dapat membangun tenda di tempat camping yang ada.

Di posisi ini telah ada toilet dan kamar mandi, musala, loket ticket, ruangan alat dan peralatan, gazebo, tempat camping, tempat parkirkan, tempat makan dan pemondokan warga.

Dari sisi sumber daya manusia, ada pemandu rekreasi atau guide yang akan temani dan mengendalikan pelancong saat berekreasi dalam gua supaya tidak salah jalan dan tidak menghancurkan ornament gua. Harus hukumnya untuk mematuhi intruksi dari guide saat berekreasi penjelajahan di gua, ya.

Itu kecantikan Gua Buniayu. Bagaimana? Apa kamu siap berpetualangan di bawah tanah?

Keelokannya melawan beberapa pelancong

Berkunjung sebuah gua jadi rintangan tertentu untuk pencinta penjelajahan. Kecuali dapat nikmati keelokan stalagtit dan stalagmit, travelers seolah dibawa ke negeri bawah tanah dengan situasi dark yang memicu adrenalin.

Seperti gua paling besar di dunia yang terletak di Vietnam ini. Son Doong Cave kemungkinan nampak horor dan melawan, tetapi ternyata mempunyai keelokan yang membuat tidak dapat terlepas melihat. Baca yok!

  1. Diketemukan dengan seorang masyarakat lokal saat berlindung dari petir, luas gua ini mengagetkan dunia sesudah dijelajahi lho
  2. Tidak bermain-main! Panjangnya capai 5 km dengan ketinggian 200 mtr., kamu dapat menghabiskan waktu beberapa hari di sini!
  3. Son Doong Cave punyai cuaca tertentu dan kabut yang membuat awan dalam gua
  4. Salah satu langkah untuk bertandang kesini yakni memakai agen travel company yang telah mempunyai ijin bawa pelancong masuk
  5. Tidak dianjurkan buat bertandang sendiri ya, soalnya medan dalam gua cukup berlebihan!
  6. Travel company umumnya akan temani sepanjang lima hari. Kamu akan camping di salah satunya spot dengan panorama wah!
  7. Dalam gua, kamu akan melalui terjalnya batu-batuan, melalui rimba, sungai dan nikmati keelokan stalagmit yang capai 80 mtr. lho!
  8. Letak Son Doong Cave terhitung dalam Taman Nasional Phong-Na Ke Bang di Propinsi Quang Binh,dan gua ini salah satunya yang diproteksi oleh UNESCO lho
  9. Karena sangat luasnya, kamu akan berasa seolah ada di dunia berlainan yang mengagumkan pertama kalinya masuk

Nach, buat kamu yang suka traveling untuk melawan diri, coba bertandang ke Son Doong Cave di Vietnam. Berani tidak nih?